Showing posts with label home. Show all posts
Showing posts with label home. Show all posts

Saturday, December 22, 2012

3 Kota Teladan Di Indonesia



3 kota dipilih menjadi kota teladan bagi kota - kota lain di Indonesia oleh badan PBB, United Nations Human Settlements Programme. Tiga kota pilihan UN Habitat itu adalah Banjarmasin di Kalimantan Selatan, Pekalongan dan Solo di Jawa Tengah.


"Tiga kota ini berhasil membuktikan bahwa mereka mampu melakukan perubahan dan membuat kotanya menjadi lebih baik," kata Bruno Dercon, Human Settlements Officer di UN Habitat Asia Pasifik di Fukuoka, Jepang, 29 November 2012. Banjarmasin, Pekalongan dan Solo dianggap sebagai kota dengan tata kelola yang baik, kepemimpinan yang kuat dan kebijakan yang pro terhadap warga miskin.

Program ini diawali dengan ide untuk mendengarkan cerita dari kota - kota yang sukses. "Jika ada kota yang sukses, maka seharusnya kota - kota lain juga bisa mencontoh apa yang sudah dilakukan," kata Bruno. Ketiga kota ini dianggap bisa menjadi teladan bagi 500 kota lain di Indonesia.

Kepemimpinan menjadi faktor penting dalam perkembangan ketiga kota, terutama di Pekalongan dan Solo. Penilaian dilakukan antara tahun 2011 dan 2012, saat itu Pekalongan dipimpin Walikota M Basyir Ahmad, Banjarmasin oleh Muhidindan Solo dipimpin Joko Widodo.

Pemilihan 3 kota ini adalah bagian program Strategi Pembangunan Kotayang awalnya bertujuan untuk menghubungkan pemerintah daerah dan pusat untuk merealisasikan pembangunan di kota. Selanjutnya, UN Habitat berniat menggelar pelatihan untuk para pemimpin kota - kota lain di Indonesia.

Caranya, mengirim para Walikota untuk belajar di ketiga kota tersebut. "Agar mereka bisa melihat sendiri dan belajar dari sumbernya langsung," kata Bruno.

Berikut ini ulasan singkat mengenai ketiga kota tersebut:

Banjarmasin
Strategi kota Banjarmasin adalah menjadi gerbang ekonomi Kalimantan, sebuah kota sungai tradisional yang nyaman. "Pegawai pemerintah kota Banjarmasin penuh dengan orang - orang muda bersemangat yang mengerti semua tentang kotanya," kata Bruno.

 

Salah satu hal yang patut dicontoh dari Banjarmasin adalah layanan air bersih untuk hampir seluruh kota. 98 persen rumah tangga di Banjarmasih sudah dilayani PDAM, persentase yang tertinggi di Indonesia.

Sebagai kota di Kalimantan, Banjarmasin menyadari bahwa sungai adalah identitas kota. Budaya sungai ini akan diperkuat untuk menjadikannya sebagai aset kota dan menyatukan sungai dalam strategi pembangunan. Apalagi, ikon terkenal Banjarmasin adalah pasar terapung yang mengundang wisatawan dari dalam dan luar negeri.

Tantangan bagi Banjarmasin adalah mengatasi pertumbuhan penduduk kotayang diperkirakan berlipat ganda dalam dua dekade. Kota ini dituntut untuk terus memperbaiki layanan dasar dan kualitas hidup warganya. Dengan penduduk yang terus meningkat, kemacetan mengancam kota ini jika tidak segera menemukan solusi.

Pekalongan
Pekalongan punya tiga strategi utama, yakni pengembangan minapolitan, revitalisasi kawasan pusat kota dan pengembangan ekonomi batik. "Awalnya pemerintah kota masih bimbang menetukan mana yang lebih penting untuk dikembangkan, Pekalongan sebagai kota minapolitan di pesisir atau kota batik," kata Bruno.
Batik Pekalongan

Masalah mendasar di Pekalongan adalah rendahnya layanan umum dasar, banyaknya penduduk berpendapatan rendah dan pengangguran. Wilayah pemukiman di pesisir utara masih buruk dan rentan terhadap bencana alam.

Untuk mengatasinya, Pemerintah Pekalongan sedang fokus untuk menata daerah utara kota. Caranya, dengan manajemen lingkungan pesisir dan pembangunan. Masyarakat berpendapatan rendah diberi pinjaman lunak dan promosi usaha budidaya dan pengolahan ikan.

 


Solo
Pemerintah Kota Solo dinilai punya fokus yang jelas untuk mewujudkan visi kotanya, "eco cultural city". Strategi kota ini berkaitan dengan ekologi perkotaan, penjagaan warisan budaya, pengembangan ekonomi lokan dan pembangunan infrastruktur.

 


Taman - taman direnovasi, antara lain taman Balekambang, Manahan, Kalianyardan Pucang Sawit. Pemerintah mengusahakan membangun taman lain untuk meningkatkan jumlah penduduk yang tinggal dengan jarak lima menit jalan kaki dari taman.

Bukan berarti Solo bebas masalah. Kualitas ruang publik masih dinilai rendah, apalagi dengan rendahnya kesadaran terhadap masalah lingkungan. Sungai masih tercemar, drainase tak terawat sehingga banjir kerap terjadi.

Menurut UN Habitat dalam laporannya, kebijakan pro - kemiskinanyang dilakukan di Solo meliputi pengurangan kerentanan terhadap banjir, memperbaiki sarana infrastruktur kawasan miskin dan menciptakan lapangan kerja. Yang paling penting adalah melibatkan si miskin dalam dialog.  
src Essay Writing Service


Sumber:
http://www.belantaraindonesia.org/2012/12/3-kota-teladan-di-indonesia.html

Tuesday, November 6, 2012

Tempat Camping Di CITRA ALAM

CITRA ALAM CAMPING GROUND selain tempat untuk pelatihan baik juga untuk tempat camping untuk organisasi, keluarga, sekolah, perusahaan. karena letaknya sangat cocok mempunyai pemandangan yang bagus sekali, dan sangat dekat dengan aliran kali ciliwung sehingga kita dapat menikamti mandi dan bermain disungai yang jarang kita lakukan ditempat kita, apalagi dijakarta.


CITRA ALAM CAMPING GROUND juga telah menyediakan tenda camping yang sudah siap untuk dipergunakan, jadi bagi yang ingin camping tidak usah repot-repot lagi untuk membawa tenda camping.







Thursday, August 16, 2012

Outbound CITRA ALAM


Citra Alam Camping Ground adalah sebuah lembaga pelatihan dan pendidikan yang didirikan di Bogor Jawa barat, dan telah berpengalaman dalam penyelenggaraan Outbuond baik untuk kalangan siswa TK, SD, SMP dan SMA maupun kegiatan outing untuk Umum. Disamping itu, lembaga kami juga berpengalaman dalam penyelenggaraan Pelatihan membauat Keramik dan Membatik. Disana kami juga menawarkan berbagai program untuk LDKS maupun MOS (Masa Orientasi Siswa) bagi sekolah-sekolah.



Program
Program pelatihan Outbound ini merupakan kegiatan yang dapat dimanfaatkan oleh siswa dan siswi khusus pada tingkat TK sampai dengan SMA. Outbound ini bertujuan untuk meningkatkan rasa sosial terhadap sesama teman, menumbuhkan sikap kepemimipinan (leadership), kerjasama antara sesama siswa dan saling menghormati dengan yang lebih tua baik itu guru/ orang tua, melatih aktivitas fisik (psikomotorik) dan memacu mental kompetitif melalui permainan-permainan kreatif yang memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda.



Keamanan dan keselamatan

Kerangka terluar dari Pelatihan Outbound adalah keamanan dan keselamatan, dengan dukungan para fasilitator, dan staf lapangan lainnya yang berkemampuan tinggi, serta peralatan yang terus dicek dan diperbaharui sesuai dengan mutu standar pemakaian.

Tema

Outbound Training yang diselenggarakan oleh Citra Alam Camping Ground ini mengusung tema Edukasi dan Rekreasi, sehingga rancangan dan lokasi atau arena yang bermaksud membangun kesenangan dan rasa kegembiraan disertai proses mendidik. Ini tentunya membutuhkan lingkungan yang memberikan citra edukatif yang mengkolaborasi antara unsur pendidikan dan program permainan yang terarah


Keuntungan
Sekilas, outbound memang terkesan sebagai aktivitas santai-santai belaka. Namun demikian, jangan diremehkan kegiatan yang satu ini. Soalnya, dibalik image santai dan senang-senang, ada segudang manfaat yang bisa dipetik dari kegiatan outbound ini.

Dengan terciptanya semangat kerjasama dan perasaan senasib sepenanggungan, maka solidaritas akan muncul dengan sendirinya. Beragam tingkat kesulitan dalam permainan juga dapat membangun sikap pantang menyerah dan menumbuhkan rasa percaya diri (self-confidence) dalam diri peserta, terutama saat mereka berhasil menyelesaikan permainan. Manfaat lainnya, outbound dapat mengasah kemampuan bersosialisasi bagi anak-anak usia dini maupun orang dewasa.

Friday, August 10, 2012

Manfaat Pelatihan Outbound

Manfaat dari pelatihan Outbound atau Outbound Training adalah :

  • Dengan Pelatihan Outbound kita dapat meningkatkan kulaitas Reaksi, Komunikasi, Keakraban, Kebersamaan dan Kesadaran kerjasama
  • Dengan Outbound Training dapat menumbuhkan Keberanian dan Rasa Percaya Diridalam menghadapi Tantangan dan menghadapi Resiko
  • Outbound Melatih kemampuan mengambil keputusan yang Efektif dalam situasi sulit
  • Outbound Meningkatkan Motivasi dalam bekerja, kemudian disinergikandengan tujuan kelompok dan Organisasi
  • Outbound Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis dan Kreatif pada Individu
  • Tumbuh Jiwa Kepemimpinan Diri dan Kelompok
  • Outbound Meningkatkan Kinerja Team yang Solid dalam Lingkungan Kerja.
  • Tumbuhnya Komitment Bersama untuk Maju dan Meningkatkan Kinerja

Dari uraian manfaat diatas  terlihat Outbound cukup Efektif untuk meningkatkan rasa Kebersamaan, Rasa Memiliki dan Rasa Percaya Diri dalam menghadapi tantangan kerja

Thursday, May 3, 2012

Obeservasi yang mendorong Kreatifitas

Untuk Mendorong Kreatifitas bagi anak-anak sangat menguras tenaga dan pikiran apabila orang tua tidak mengetahui caranya, Gaya hidup pasif dan kehidupan yang penuh kesibukan menjadi halangan dan keprihatinan orang tua terhadap perkembangan fisik dan mental anak. Karenanya, anak lebih banyak terjebak dalam kehidupan pasif seperti game elektronik sehingga sulit mengembangkan kreativitas mereka.

Sering kita menemukan seorang  anak  yang terlihat malas  di kelas atau memiliki nilai sekolah yang tidak terlalu  baik. Namun ada kalanya mereka bisa  mendapatkan nilai yang   melebihi teman-teman mereka satu  kelas, atau  memiliki sesuatu  kemampuan yang  tidak kita duga  dan tidak bisa  dilakukan oleh  anak-anak yang lain. Jadi bila anda menemukan seorang  anak  atau bahkan mungkin buah hati kita sendiri terlihat   “kurang pandai” jangan berkecil hati. Mungkin saja dia adalah  anak  yang  kreatif dan cerdas,  namun belum  terlatih  / terasah  dengan baik. Saya  percaya,  semua anak memiliki bakat  untuk menjadi  anak yang cerdas  dan kreatif.  Lalu bagaimana untuk bisa  melatih anak  agar bisa  menjadi  anak  yang cerdas dan kreatif?

Salah satu cara untuk meningkatkan kreatifitas anak adalah dengan cara anak diajak untuk berobservasi, yaitu :
  • Melihat
  • Mendengar
  • Merasakan
  • Mencontoh
  • Melakukan
  • Memodifikasi
  • Menyempurnakan
Itulah tahapan-tahapan yang diperlukan dalam Observasi sehingga timbulah kreatifitas pada anak. banyak tempat-tempat wisata yang baik bagi anak untuk melakukan obeservasi. Salah satu di CITRA ALAM ini kami mengajak anak-anak melakukan observasi bagaiman cara membuat gerabah keramik dari tanah liat dan bagaimana cara membuat batik.

Sunday, April 22, 2012

Biogas Energi Alternatif

Kotoran ternak (sapi, babi, kerbau, kambing, ayam dll) selama ini kurang diperhatikan oleh sebagian besar masyarkat, khususnya masyarakat peternak. Kotoran tersebut biasanya dibuang begitu saja tanpa memperhatikan dampak lingkungan sekitar dan sungai adalah tempat paling strategis dijadikan tempat pembuangan limbah tersebut, karena dengan membuang kotoran disungai peternak tidak lagi melihat dan merasakan bau menyengat yang ditimbulkan oleh kotoran tersebut. Tidak ada perasaan bersalah yang terpikirkan olehnya dan apa yang dilakukan itu merupakan hal biasa dan wajar.

Betulkah demikian......?

Masyarakat yang berada disekitar aliran sungai yang dijadikan tempat pembuangan kotoran pasti merasa sangat terganggu karena bisa menimbulkan penyakit. Dan bila kotoran ternak itu tidak dibuang ke sungai, biasanya peternak akan menimbunnya pada sebagian lahan kosong yang berada disekitar rumahnya. Hari demi hari, minggu demi minggu bahkan berbulan-bulan kotoron terus ditumpuk hingga mengunung. Aroma tidak sedap mulai menusuk penciuman masyarakat sekitar, lalat dan jentik mulai bermunculan. Lebih-lebih saat musim hujan seringnya terjadi perselisihan, hal ini biasanya disebabkan oleh limbah ternak yang mengalir kemana-mana mencemari lingkungan masyarkat sekitar.

Olah Limbah ternak

agar terhidar dari kondisi diatas, langkah alaternative yang bisa kita gunakan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan pembuatan media pengolah limbah, atau sering disebut reactor biogas.

Apa itu Reactor Biogas?

adalah suatu wadah yang dibangun untuk mengolah kotoran/limbah ternak. kotoran ternak dimasukan kedalam tabung reactor ( digester) akan menghasilkan gas metana. Gas yang dihasilkan oleh biodigester ini berasal dari fermentasi yang terjadi setelah dilakukan pencampuran antara kotoran ternak dengan air dalam ruang hampa udara. Gas ini kemudian dialirkan kedapur untuk memasak (kompor biogas). Gas Metana yang dihasilkan ini tidak berbahaya bagi pengguna karena bertekanan rendah tidak seperti LPG yang mempunyai tekan tinggi dan sangat beresiko bagi keselamatan pengguna. selain di jadikan kompor gas metan yang dihasilkan dari fermentasi ini, juga dapat dimanfaatkan sebagi lampu biogas. Lampu ini cukup terang dan dapat dijadikan lampu alternatif saat mati lampu atau pada daerah-daerah yang belum terpasang instalasi listrik. lampu ini berbentuk patromak dengan bahan bakar gas metana.

Tuesday, April 10, 2012

Berkemah Di Alam Terbuka


Mengajak anak berkemah bisa menjadi pilihan menyenangkan dalam menghabiskan waktu liburan bersama keluarga. Menghabiskan hari di alam terbuka akan lebih baik dibandingkan mengajak anak bermain di mall-mall. Selain bisa menghemat pengeluaran, berkemah pun mengajarkan anak agar lebih menghargai alam.Berikut ini beberapa manfaat berkemah baik untuk keluarga juga perkembangan anak:
  • Berkemah mampu menciptakan keakraban antar anggota keluarga. Pengalaman selama anak berkemah dapat memberikan kenangan tersendiri. 
  • Berkemah, bagi anak-anak, dapat memberikan pelajaran bertahan hidup. Misalnya, bagaimana menyalakan api, memasak air, membuat makanan, membangun tenda, dan hal lainnya.
  • Berkemah mengajarkan anak untuk bisa bekerjasama dengan orang lain. Misalnya dalam pembangunan tenda yang tidak bisa dilakukan sendirian. 
  • Mendorong anak untuk mengetahui banyak informasi dan pengetahuan mengenai bentuk-bentuk alam yang ada di sekitarnya. 
Ungkapkan rencana Anda mengajak anak berkemah di alam bebas. Berikan alasan mengapa berkemah itu menyenangkan. Jika seluruh anggota keluarga setuju, mulailah melakukan persiapan seperti berikut ini :
  • Pilihlah lokasi untuk berkemah, pastikan yang aman untuk anggota keluarga. 
  • Peralatan yang dipilih untuk berkemah haruslah bermanfaat, mudah dibawa dan aman. 
  • Usahakan membawa pakaian tipis maupun tebal. Tipis jika menghadapi cuaca panas, dan tebal ketika memasuki malam hari. 
  • Bawalah sepatu dan sandal yang sederhana, jangan terlalu mewah. Di bumi perkemahan akan banyak rintangan-rintangan seperti sungai, lumpur, sehingga kemungkinan besar akan terkena lumpur. 
  • Bawalah tas berukuran besar yang cukup memuat barang bawaan Anda 
  • Bawalah tenda yang ukurannya bisa menampung seluruh anggota keluarga. Jika tidak memiliki tenda, Anda bisa menyewanya di tempat penyewaan. 
  • Membawa peralatan masak, seperti kompor kecil, panci, alat makan, dan lainnya. 
  • Jangan lupa membawa senter untuk alat penerangan di malam hari. 
  • Membawa beras secukupnya. 
  • Membawa air minum. 
  • Jika Anda membawa kompor gas kecil, maka harus menyiapkan tabung gas. 
  • Membawa makanan siap saji, seperti roti, biskuit, dan lainnya. 
  • Membawa barang tambahan lainnya, seperti tikar, tali, obat nyamuk, dan obat-obatan. 
Ingin mengajarkan anak agar lebih mencintai alam dan melestarikannya dengan cara menyenangkan sekaligus mengakrabkan hubungan antar anggota keluarga? Mengajak anak berkemah salah satu jawabannya.

Pelatihan Membuat Keramik



Seperti yang telah kita ketahui bahwa setiap anak-anak memiliki kreatifitas yang hampir tidak terbatas, maka disetiap sekolah-sekolah biasanya selalu menyediakan pendidikan tambahan untuk menampung dan menyalurkan kreatifitas anak-anak didik. Salah satunya adalah kreatifitas kerajinan tangan menggunakan tanah liat.




Kami CV.CITRA CLAY adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa pengadaan tanah liat dan layanan pelatihan kerajinan tanah liat. Kami bermaksud memperkenalkan sekaligus menginformasikan  sarana dan prasarana yang kami miliki sebagai fasilitas yang dapat membantu anak-anak didik untuk menyalurkan kreatifitasnya khususnya dibidang kerajinan tanah liat. Sarana yang kami miliki dapat pula dijadikan sebagai salah satu wahana pendidikan luar sekolah tambahan yang kami sebut  TAMAN WISATA KERAMIK.
TAMAN WISATA KERAMIK kami yang menempati areal seluas 2600 m2, telah kami siapkan dan terus kami kembangkan untuk dapat menjadi tempat yang nyaman dan asri bagi anak-anak didik untuk dapat bermain sambil belajar atau mengembangkan keterampilan kerajinan tanah liat.

Disini kami juga telah menyiapkan tenaga-tenaga pembimbing yang berpengalaman sehingga memungkinkan anak-anak didik bisa mendapatkan pengetahuan dan pelatihan seni kerajinan tanah liat yang memadai. Mulai dari pengolahan tanah liat, pembuatan keramik, sampai dengan tahap pengeringan menggunakan oven dan pengecatan atau finishing. Hasil karya kreatifitas anak-anak dapat dibawa pulang. Sehingga diharapkan anak-anak dapat mengambil manfaat pendidikan kreatifitas kerajinan tanah liat yang kami berikan, dan dapat menjadi pendorong daya kreatifitas anak-anak pada tingkat yang lebih sempurna.

Kami juga menyediakan berbagai model keramik yang selain dapat dijadikan contoh model didalam pelatihan, keramik-keramik hasil pengrajin pada workshop kami juga dapat dibeli atau dipesan pada galeri kami.


Untuk mengetahui jenis dan biaya pelatihan membuat keramik silahkan klik Disini

Monday, April 9, 2012

Nasi yang kita makan itu berasal dari sawah


Nasi yang kita makan itu berasal dari sawah Setiap orang tentu tahu bahwa nasi yang kita makan itu berasal dari sawah, tapi mungkin tidak setiap orang tahu bagaimana rangkaian panjang proses yang terjadi sampai dengan nasi berada di meja makan kita. Diujung era industri masa sekarang ini dimana kita disuguhkan oleh segala hal yang siap pakai, siap makan, dan serba instan, menjadi cukup penting untuk mengajak anak-anak kita dan gerasi muda untuk mengenal rangkaian proses dibalik segala yang sudah jadi, yang tinggal makan, tingkal pakai, dan yang serba instan tersebut.

Jika kita tarik mundur kebelakang, di dalam hal yang sederhana saja seperti secangkir teh hangat yang kita minum misalnya, kita dapat melihat bahwa ada begitu banyak orang yang terlibat dan ada rangakaian proses yang tidak pendek yang terjadi sampai dengan terserdianya secangkir teh hangat di hadapan kita. Mulai dari petani teh yang merawat dan menjaga perkebunan tehnya, para pemetik teh yang dengan teliti memilih daun teh yang layak untuk dipetik, pengusaha yang mengumpulkan dan membeli teh dari para petani, karyawan pabrik teh yang sibuk menyortir daun teh, mengeringkannya, mengolahnya dan mengemasnya dengan teliti, distributo yang sibuk mendistribusikan teh yang sudah dikemas tersebut kepada para agen, warung dan toko-toko, sampai dengan kita yang membelinya dari warung, menyeduhnya dengan secangkir air panas, memberi sedikit gula dan baru kemudian menikmatinya. Ada rangkaian panjang dan ada begitu banyak orang yang terlibat.

Lalu apa dan dimana letak pentingnya bagi kita untuk mengetahui itu semua? Titik penting dari mengetahui bahwa ada rangkaian proses yang panjang dan ada banyak orang yang terlibat dan ada untuk secangkir teh yang kita minum, untuk sepiring nasi yang kita makan, untuk sepasang sepatu dan pakaian yang kita pakai, dan untuk setiap hal lainnya yang ada pada kita. Dari mulai sikat gigi yang kita gunakan sampai dengan komputer yang kita pakai. Hal penting dari ini adalah untuk menumbuhkan rasa berterima kasih kepada kehidupan dan lingkungan, rasa saling ketergantungan dan untuk menumbuhkan semangat untuk turut serta mengambil bagian dalam pelayanan akbar, turut berkontribusi dan menghasilan karya yang bermanfaat bagi banyak orang. Itulah pentingnya mengalami langsung atau setidaknyanya menyaksikan langsung bagaimana sawah dibajak, bagaimana padi ditanam, bagaimana padi dijaga sampai masa panennya, bagaimana padi dioleh menjadi beras, dan bagaimana beras dioleh menjadi sepiring nasi

Dekat Dengan Alam

Manusia adalah salah satu mahluk alam ini dan diciptakan dalam rancang bangun yang selaras dengan alam ini. Untuk itu manusia tidaklah bisa lepas dari keharusan untuk menghargai, memperhatikan alam, menjaga dan melestarikan alam, serta meselaraskan suara dan irama dirinya dengan suara dan irama alam. Kehidupan kota yang amat sedikit sekali memberikan sentuhan alami akan sangat mungkin membuat kita menjadi bergerak ke arah yang berbeda dengan suara dan irama alam ini. Untuk itulah mendekatkan diri dengan alam; bermain di sungai, mendaki gunung, menikmati pemandangan alam, duduk di tengah areal persawahan dan hal-hal serupa itu lainnya, dapat menjadi sebuah pengalaman-pengalaman yang menyentuh kembali nilai-nilai diri yang selaras dengan alam ini.

Alam semesta ini bergerak dalam sebuah aturan dan keteraturan. Pengalaman-pengalaman bersentuhan dengan alam terlebih lagi jika pengalaman tersebut melibatkan hati dan perasaan kita, akan memberikat rangsangan yang dapat mengingatkan kita akan kodrat kita dan apa peran yang harus kita mainkan dalam kehidupan ini.